Epistemologi Kritik Sastra Arab Masa Andalusia:

Analisis Pada Syair Ṭauq Al-Hamāmah Karya Ibnu Hazm

Authors

  • Ragim Samanery Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia Author
  • Tatik Mariyatut Tasnimah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.21154/tsaqofiya.v8i1.1052

Keywords:

Andalusia, Epistemologi, Ibnu Hazm, Kritik Sastra Arab, Ṭauq al-Ḥamāmah

Abstract

Penelitian ini mengkaji landasan epistemologis kritik sastra Arab pada masa Andalusia melalui analisis terhadap Ṭauq al-Ḥamāmah karya Ibnu Hazm. Hasil telaah awal terhadap penelitian-penelitian terdahulu menunjukkan bahwa Ṭauq al-Ḥamāmah selama ini lebih banyak dipahami sebagai risalah tentang cinta, etika, atau karya sastra bercorak adab, sementara kontribusinya terhadap kritik sastra Arab beserta landasan epistemologisnya masih jarang dikaji. Penelitian ini berupaya mengisi kesenjangan tersebut dengan menunjukkan bahwa Ṭauq al-Ḥamāmah merepresentasikan suatu epistemologi kritik sastra yang khas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan dan metode deskriptif-analitis. Data dianalisis melalui pembacaan terhadap bagian-bagian terpilih dari Ṭauq al-Ḥamāmah untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip evaluatif yang digunakan Ibnu Hazm dalam menilai ekspresi sastra. Hasil penelitian menunjukkan empat prinsip epistemologis yang saling berkaitan sebagai dasar kritik sastra Ibnu Hazm, yaitu: (1) kejujuran sebagai kriteria validitas pengetahuan sastra; (2) pengalaman empiris dan observasi sosial sebagai sumber utama pengetahuan; (3) pengetahuan sastra yang berakar pada pengalaman hidup, bukan semata-mata pada tekstualitas; dan (4) penolakan terhadap ungkapan sastra yang terlepas dari pengalaman manusia yang autentik. Temuan ini menunjukkan bahwa, bagi Ibnu Hazm, sastra tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi estetis, tetapi juga sebagai medium untuk memahami kehidupan manusia dan realitas sosial. Dengan demikian, kritik sastra Arab pada masa Andalusia memiliki landasan epistemologis yang otonom sehingga membedakannya dari tradisi kritik sastra Arab Timur yang lebih menitikberatkan pada aspek retorika dan estetika formal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriadi, Febrian, ‘Analisis Pengaruh Peradaban Islam Di Andalusia Terhadap Kebangkitan Ilmu Pengetahuan Di Eropa’, 2 (2024), 129–38

Ahmadi, Anas, Metode Penelitian Sastra (Graniti, 2019) <https://books.google.co.id/books?id=F88QEAAAQBAJ&lpg=PR2&hl=id&pg=PR2#v=onepage&q&f=false>

Alghani, J. A, ‘“On The Way of Truth”: Ibn Hazm’s Tawq Al Hamamah and The Epistemology of Love’, Acta Orientalia Academiae Scientiarum Hung, 69 (2016), 37–62 <https://doi.org/10.1556/062.2016.69.1.3>

Bhagat, Mahesh Kumar, ‘Understanding Theory , Literary Theory and Literary Criticism’, 6 (2024), 62–64

Hans, V Basil, ‘Literary Criticism in the 21st Century’, 10 (2025), 221–29 <https://doi.org/10.22161/ijels>

Hazm, Abi Muhammad Ali Bin Ahmad Bin said Bin, Tawq Alhamamah Fi Al-Ulfah Wa Al-Ullaf. Ditahqiq Oleh Ibrahim Al-Samarrai (Al Jami’u Ha, 1950)

Hickman, Daniel Nathan, ‘TRACE : Tennessee Research and Creative Exchange Ibn Hazm : An Islamic Source of Courtly Love’, 2014

Inovatif, Jurnal Multidisiplin, Freya Darin Aprilia, Azkia Rahma, Raisya Siti Khoirunnisa, Thauq Al-hamamah, and Filsafat Islam, ‘Cinta Dan Kecemasan Dalam Pemikiran Ibn Hazm’, 9 (2025), 451–57

Nur’aini, S, Hafid Arsyad, and T.M Tasnimah, ‘Standar Kritik Sastra Arab Pada Masa Kontemporer (Perspektif Ahmad Asy- Syāyib Dalam Buku Uṣūl Al-Naqd Al-Adabiy)’, 9 (2024), 155–61

Rifa’i, A, Pengantar Metodologi Penelitian (Suka-Press UIN Sunan Kalijaga, 2021)

Rizqi, Husain Miftahul, ‘Kritik Sastra Masa Andalusia: Faktor Pengaruh Kemunculan, Tren, Dan Kritikus’, Jurnal Ilmiah Al-Jauhari, 8 (2023), 171–85 <https://doi.org/10.30603/jiaj.v8i2.3945>

Rohmah, R.F, ‘Pengaruh Pemerintahan Terhadap Kritik Sastra Arab Masa Ummayyah Dan Abbasiyah’, ’ A Jamiy : Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 10 (2021), 271–83

———, ‘Perkembangan Kritik Sastra Masa Umayyah Dan Abbasiyah Serta Munculnya Kritik Sastra Manhaji Roisah’, Ihya Al-Arabiyah’, Ihya Al-Arabiyah : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Arab, 2021, 17–27

Salbiah, Rahma, and Tatik Maryatut Tasnimah, ‘Menelaah Kritik Sastra Arab Masa Jahiliyah’, 25 (2023), 101–17 <https://doi.org/10.22373/adabiya.v25i1.17120>

Sayuti, Suminto A, ‘Pengantar Kritik Sastra’, 1–49

Thahir, A, Dirasat An Ibn Hazm Wa Kitabih Tawq Al-Hamamah, 1977

Yildiz N, ‘A Bird after Love : Ibn ’ Hazm ’ s The Ring of the Dove (Tawq Al- Ham Ƙ Mah) and the Roots of Courtly Love’, Academic Journal of Interdisciplinary Studies MCSER Publishing, Rome-Italy, 2 (2013), 491–98 <https://doi.org/10.5901/ajis.2013.v2n8p493>

Zuchri, A, Metode Penelitian Kualitatif (Syakir Media Press, 2021)

Downloads

Published

08/05/2026

How to Cite

Samanery, R., & Tatik Mariyatut Tasnimah. (2026). Epistemologi Kritik Sastra Arab Masa Andalusia:: Analisis Pada Syair Ṭauq Al-Hamāmah Karya Ibnu Hazm. Tsaqofiya : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Arab, 8(1), 219-233. https://doi.org/10.21154/tsaqofiya.v8i1.1052