Hal Hadzihi ‘Alamah: Semiotika Cinta Nizar untuk Balqis
DOI:
https://doi.org/10.21154/tsaqofiya.v8i1.1000Keywords:
Semiotics, Riffaterre, Love Poetry, Nizar QabbaniAbstract
This study aims to analyze the matrix and trace the hypogram of the poem Hal Hādhihi ‘Alāmah by Nizar Qabbani through the perspective of Michael Riffaterre’s semiotic theory. The analysis focuses on poetic symbols and expressions of ungrammaticality (indirection) as key mechanisms in the construction of meaning. Employing a qualitative descriptive approach, data were collected through close reading, while analysis was conducted using Riffaterre’s dual reading model, namely heuristic and hermeneutic readings. The study examines selected stanzas that display patterns of symbolic repetition, metaphorical language, poetic diction, and pronoun usage associated with the representation of a female figure. The findings indicate that the matrix of the poem centers on the figure of sayyidatī (سَيِّدَتِيْ), which is actualized through various linguistic models in the form of words, expressions, and poetic imagery that consistently refer to an idealized woman. The potential hypogram is represented by the figure of sayyidatī and its lexical variants, such as anti (أَنْتِ), unṡāyā (أُنْثاَيَ), and dumyyah (دُمْيةٌ), while the actual hypogram refers to Balqis al-Rawi, the poet’s wife, as well as to an intertextually related poem within the same anthology, Hal Ya‘rifu al-Qurrā’?. This study demonstrates that Riffaterre’s semiotic framework is effective in revealing the latent structure of meaning in Qabbani’s romantic poetry through the systematic relationship between matrix, model, and hypogram.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis matriks dan melacak hipogram dalam puisi Hal Hādhihi ‘Alāmah karya Nizar Qabbani melalui perspektif semiotika Michael Riffaterre. Kajian ini berfokus pada simbol-simbol puitik dan ungkapan yang mengandung ketidaklangsungan ekspresi (ungramatikalitas) sebagai mekanisme utama pembentukan makna. Penelitian menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan teknik pembacaan cermat, sementara analisis data dilakukan melalui pembacaan ganda Riffaterre, yakni pembacaan heuristik dan hermeneutik. Analisis dibatasi pada bait-bait utama yang menunjukkan pola repetisi simbolik, penggunaan metafora, diksi puitik, dan kata ganti yang merepresentasikan figur perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa matriks puisi berpusat pada sosok sayyidatī (سَيِّدَتِيْ), yang dimanifestasikan melalui berbagai model linguistik berupa kata, ungkapan, dan citraan puitik yang mengarahkan makna pada figur perempuan ideal. Hipogram potensial puisi ini berupa representasi sosok sayyidatī beserta variasi leksikalnya, seperti anti (أَنْتِ), unṡāyā (أُنْثاَيَ), dan dumyyah (دُمْيةٌ), sedangkan hipogram aktualnya merujuk pada figur Balqis al-Rawi, istri penyair, serta keterkaitannya dengan puisi lain dalam antologi yang sama, yaitu Hal Ya‘rifu al-Qurrā’?. Penelitian ini menegaskan bahwa semiotika Riffaterre efektif dalam mengungkap struktur makna laten puisi romantis Qabbani melalui relasi sistematis antara matriks, model, dan hipogram.
Downloads
References
Ambarini, A. S., dan Nazia Maharani Umaya. “Semiotika teori dan aplikasi pada karya sastra.” Semarang: IKIP PGRI Semarang Press. ISBN, 2012, 978–602.
Ariefa, Nina Alia. “Makna Puisi Kotoba (言葉) Karya Tanikawa Shuntaro: Analisis Semiotika Riffa Terre.” Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora 3, no. 2 (2017): 125–36.
Faruk, H. T. Metode penelitian sastra: sebuah penjelajahan awal. Pustaka Pelajar, 2012.
Haikal, Yusuf. “Analisis Semiotika Michael Riffaterre pada Puisi Īkbarī ‘Īsyrīna ‘Ᾱman Karya Nizar Qabbani/Michael Riffaterre’s Semiotic Analysis on the Poetry Ikbarī’Īsyrīna’Ᾱman by Nizar Qabbani.” Diwan: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab 7, no. 2 (2021): 160–74.
Kamil, Sukron. Teori kritik sastra Arab: klasik dan modern. UIN Jakarta Press, 2009.
Keraf, Gorys. Diksi Dan Gaya Bahasa. Gramedia Pustaka Utama, 2017.
Khasanah, Uswatun. “Romantisme Puisi Syahadat Cinta Karya Maisyaroh Elshobi.” Jurnal Bahasa dan Sastra 4, no. 1 (2017).
Kosasih, Engkos. Dasar-dasar keterampilan bersastra. Yrama Widya, 2021.
Lantowa, Jafar, Nila Mega Marahayu, dan Muh Khairussibyan. Semiotika: Teori, metode, dan penerapannya dalam penelitian sastra. Deepublish, 2017.
Latif, Abdul, dan Nur Safitri. “asy-Syi’ru ‘Man ‘Allamani Hubban Kuntu lahu ‘Abdan’ li Nizar Qabbani (at-Tahlil as-Simiyai li Michael Riffaterre).” International Journal of Arabic Language Teaching 1, no. 02 (2019): 191–208.
Misbahus Surur. Bentangan Sastra Arab dan Barat: Pokok-Pokok Aliran, Teori dan Teknik Penulisan. Cantrik Pustaka, 2023.
Muhammad. Metode Penelitian. Ar-Ruzz Media, 2014.
Mulloh, Tamim Mulloh, Habil Abyad, Nurul Hikmah, dan Ahmad Nilnan Munachifdlil Ula. “Analysis of heuristic and hermeneutic reading in Burdah book: a study of Michael Rifaterre’s semiotic approach.” Analysis of Heuristic and Hermeneutic Reading in Burdah Book: A Study of Michael Rifaterre’s Semiotic Approach 6, no. 3 (2023): 253–66.
Mustika, Ika, dan Heri Isnaini. “Konsep Cinta pada Puisi-Puisi Karya Sapardi Djoko Damono: Analisis Semiotika Carles Sanders Pierce.” Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora 6, no. 1 (2021): 1–10.
Muzakki, Akhmad. Kesusastraan Arab: Pengantar Teori dan Terapan. Ar-Ruzz Media, 2006.
Pujiati, Heni, Khurothul Firdha Usia, dan Ineda Ayuni Herdianti. “makna cinta dalam kumpulan puisi WS Rendra.” Asas: Jurnal Sastra 7, no. 2 (2018): 34–48.
Rahman, Musyfiqur. “Aku Bersaksi Tiada Perempuan Selain Engkau.” Yogyakarta: BASABASI, 2017.
Rais, Ahmad. “Pembacaan Semiotik Michael Riffaterre dalam Diwan al-Imam al-Syafi’i tentang Motivasi Belajar dan Keutamaan Alim.” Diwan: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab 5, no. 1 (2019): 19–35.
Ratih, Rina. “Teori dan aplikasi semiotik Michael Riffaterre.” Yogyakarta: Pustaka Pelajar 2 (2016).
Rofiah, Chusnul, dan Burhan Bungin. “Qualitative methods: Simple research with triangulation theory design.” Develop 5, no. 1 (2021): 18–28.
Sahida, Astri Aspianti, dan Dedi Supriadi. “Yerusalem dalam Puisi Al-Quds Karya Nizar Qabbani (Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce).” Hijai-Journal on Arabic Language and Literature 3, no. 2 (2020): 1–16.
Shathil Nawaf Taqa. Love, Poetry and Pan-Arabism: The Broken Dream of Balqis and Nizar’. 2019. https://www.middleeasteye.net/opinion/love-poetry-and-pan-arabism-broken-dream-balqis-and-nizar.
Sobur, Daftar Pustaka Alex. “Analisis Teks Media: Suatu Pengantar Untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik dan Analisis Framing.” Jurnal Aqlam Journal Of Islam and Plurality 2, no. 2 (2017).
Surur, Misbahus. “Variasi teknik naratif metafiksi dalam novel hari-hari yang mencurigakan.” Kandai: Jurnal Balai Bahasa Sulawesi Tenggara 20, no. 2 (2024): 208–28.
Zahro, Fatimatuz. “Semiotika michael riffaterre dalam puisi fî ‘ainika unwanî karya Faruq Juwaidah.” Tsaqofiya: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab 4, no. 1 (2022): 75–93.
Zed, Mestika. “Metode Penelitian Kepustakaan (Ketiga).” Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2014.
Zuhdy, Halimi, dan Masadi Anwar. “Analisis Form Puisi-Puisi Nizar Qabbbani Dalam Antologi Puisi 100 Risalah Hub.” LiNGUA 10, no. 02 (2015): 65–73.
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Hasyim, Misbahus Surur, Nur Hasaniyah, Durrotun Humaira

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










.png)

